1. Peter Quill alias Star Lord
Dalam setiap tim selalu ada sosok pemimpin yang menjadi sentral dari timnya. Ia bisa menjadi motor yang menyatukan anggota tim lainnya untuk bekerja sama menjadi tim yang padu. Dalam tim GUARDIANS OF THE GALAXY ada sosok Peter Quill aka Star Lord yang menjadi pemimpinnya.
Melihat posternya, ia tampil paling beda karena ia satu-satunya sosok manusia dalam tim. Ya, ia memang satu-satunya manusia yang tersesat di galaksi maha luas karena diculik oleh pesawat perompak alien saat ia masih kecil. Alhasil ia tumbuh menjadi perompak ulung di jagat antariksa. Bukan hanya itu, Star Lord juga menjadi penjelajah cinta karena masa kecilnya yang sedikit suram (ia diculik bukan?).
Apa keistimewaan dari tokoh satu ini selain topengnya yang keren? Ia sanggup membuat gertakan dengan pistol istimewanya dan juga humoris. Dua paduan itu membuat tokohnya begitu menarik untuk diikuti. Kita lihat nanti dalam filmnya aksi-aksi dalam menjelajah angkasa dan mencuri benda-benda berharga.
Chris Pratt yang memerankan tokoh satu ini telah dikontrak Marvel untuk membintangi beberapa film sekaligus. Saking antusiasnya dengan peran satu ini, ia rela meninggalkan perannya sebagai Andy Dwyer dalam serial televisi yang melejitkan namanya, PARKS AND RECREATION. Yah, Pratt tahu benar bahwa perannya dalam film Marvel ini bakal menjadi batu pijakan yang sangat menguntungkan dalam karirnya.
2. Gamora
Tak terbayang seperti apa tegangnya kalau berada di tim yang sama dengan pembunuh bayaran mematikan. Pasti yang ada selalu was-was. Namun hal berbeda dirasakan Star Lord dan kawan-kawan saat harus satu tim dengan Gamora.
Meski penampilannya begitu mengintimidasi dengan kulit hijaunya, Gamora punya hati yang mulia. Ia adalah pembunuh keji yang bertobat dan berusaha untuk mencari keluarga sebagai tempat di mana ia bisa dicintai.
GUARDIANS OF THE GALAXY beruntung karena mau menerima Gamora menjadi salah satu anggotanya. Mereka punya salah satu ahli pedang terbaik di galaksi dengan ketangkasannya dalam menghabisi lawannya. Terlebih lagi, ia adalah mantan murid Thanos, makhluk luar angkasa terkuat yang banyak ditakuti penghuni galaksi.
Dengan ciri-ciri fisik Gamora yang begitu unik, Zoe Saldana ternyata memilih untuk tak mengenakan bantuan CGI. Ia lebih memilih untuk dirias dengan riasan hijau di seluruh tubuhnya. Selain penampilan fisiknya, tokoh Gamora juga menarik hati Zoe Saldana karena kemauannya dalam berubah menjadi lebih baik.
Meski penampilannya begitu mengintimidasi dengan kulit hijaunya, Gamora punya hati yang mulia. Ia adalah pembunuh keji yang bertobat dan berusaha untuk mencari keluarga sebagai tempat di mana ia bisa dicintai.
GUARDIANS OF THE GALAXY beruntung karena mau menerima Gamora menjadi salah satu anggotanya. Mereka punya salah satu ahli pedang terbaik di galaksi dengan ketangkasannya dalam menghabisi lawannya. Terlebih lagi, ia adalah mantan murid Thanos, makhluk luar angkasa terkuat yang banyak ditakuti penghuni galaksi.
Dengan ciri-ciri fisik Gamora yang begitu unik, Zoe Saldana ternyata memilih untuk tak mengenakan bantuan CGI. Ia lebih memilih untuk dirias dengan riasan hijau di seluruh tubuhnya. Selain penampilan fisiknya, tokoh Gamora juga menarik hati Zoe Saldana karena kemauannya dalam berubah menjadi lebih baik.
3. Drax
Jangan harap tokoh baik-baik dalam tim GUARDIANS OF THE GALAXY, termasuk di antaranya Drax. Alien berkepala plontos ini menyimpan dendam membara kepada Ronan karena seluruh keluarganya dibunuh secara keji.
Jika Star Lord masih bisa bercanda, maka tidak halnya dengan Drax yang super serius dan sangar ini. Yang ada di pikirannya adalah bagaimana membuat Ronan merasakan seperti apa penderitaan yang ia alami. Maka ia pun bergabung dengan GUARDIANS OF THE GALAXY karena bisa membalas dendam kepada Ronan, ia pun mendapat keluarga baru.
Kelebihan tokoh satu ini terdapat pada kekuatan fisiknya yang di atas rata-rata. Kekuatan tersebut makin ditunjang dengan keganasannya dalam beraksi. Ia tak akan segan menghabisi nyawa musuhnya tanpa pandang bulu.
Dalam filmnya Drax digambarkan punya tato aneh di seluruh tubuhnya. Penampilan ini berbeda dengan penampilannya yang berkulit hijau muda dalam komiknya. Perubahan diperlukan sebagai Marvel tak ingin melihatnya terlalu mirip Hulk.
Soal penampilan tubuhnya, Batista yang adalah seorang pegulat sudah mirip dengan penampilannya dalam komik. Penata rias filmnya tinggal memolesnya selama 4 jam sebelum ia memulai proses syuting.
Jika Star Lord masih bisa bercanda, maka tidak halnya dengan Drax yang super serius dan sangar ini. Yang ada di pikirannya adalah bagaimana membuat Ronan merasakan seperti apa penderitaan yang ia alami. Maka ia pun bergabung dengan GUARDIANS OF THE GALAXY karena bisa membalas dendam kepada Ronan, ia pun mendapat keluarga baru.
Kelebihan tokoh satu ini terdapat pada kekuatan fisiknya yang di atas rata-rata. Kekuatan tersebut makin ditunjang dengan keganasannya dalam beraksi. Ia tak akan segan menghabisi nyawa musuhnya tanpa pandang bulu.
Dalam filmnya Drax digambarkan punya tato aneh di seluruh tubuhnya. Penampilan ini berbeda dengan penampilannya yang berkulit hijau muda dalam komiknya. Perubahan diperlukan sebagai Marvel tak ingin melihatnya terlalu mirip Hulk.
Soal penampilan tubuhnya, Batista yang adalah seorang pegulat sudah mirip dengan penampilannya dalam komik. Penata rias filmnya tinggal memolesnya selama 4 jam sebelum ia memulai proses syuting.
4. Groot
Groot punya penampilan fisik paling unik di antara semuanya. Ia adalah alien berbentuk pohon yang punya tinggi hampir dua meter. Kemampuannya masih disimpan rapat oleh sang sutradara James Gunn. Namun ia sedikit memberi petunjuk bahwa dalam filmnya nanti, ia akan tumbuh lebih besar lagi.
Meski terlihat paling lemah di antara lainnya, kekuatan fisik Groot adalah yang paling besar dari antara semua anggota tim. Groot juga punya hati selembut anak kecil, dalam trailernya bisa terlihat ia memberikan bunga untuk anak kecil. So sweet bukan?
Yang menarik lagi, Groot tidak mengucap dialog secara lancar seperti tim yang lainnya. Dalam filmnya ia hanya mengucap satu kalimat, 'I am Groot' saja. Apakah berarti nantinya ia akan menjadi tokoh membosankan? Tidak juga. Masuknya Vin Diesel menjadi pengisi suaranya membuat tokoh ini jadi lebih hidup. Pasalnya Diesel memberikan penekanan yang berbeda-beda pada setiap kalimat yang sama tersebut.
Meski terlihat paling lemah di antara lainnya, kekuatan fisik Groot adalah yang paling besar dari antara semua anggota tim. Groot juga punya hati selembut anak kecil, dalam trailernya bisa terlihat ia memberikan bunga untuk anak kecil. So sweet bukan?
Yang menarik lagi, Groot tidak mengucap dialog secara lancar seperti tim yang lainnya. Dalam filmnya ia hanya mengucap satu kalimat, 'I am Groot' saja. Apakah berarti nantinya ia akan menjadi tokoh membosankan? Tidak juga. Masuknya Vin Diesel menjadi pengisi suaranya membuat tokoh ini jadi lebih hidup. Pasalnya Diesel memberikan penekanan yang berbeda-beda pada setiap kalimat yang sama tersebut.
5. Rocket Raccoon
Jangan remehkan penampilannya yang imut dan menggemaskan karena ia punya wujud seperti rakun. Rocket Racoon adalah rakun yang telah direkayasa secara genetik sehingga ia bisa memainkan senjata dan juga merancang taktik perang sefasih mungkin.
Dalam sejarah Marvel, hampir tidak ada tokoh semenarik Rocket karena ia adalah sosok berbahaya yang bisa menipumu dengan penampilannya yang imut. Ditambah lagi, Rocket punya permasalahan dengan emosinya. Jadi makin menarik deh sosoknya satu ini.
Untuk menghidupkan perannya ini, dipilih lah Bradley Cooper sebagai pengisi suaranya. Setiap gesture yang dibuat oleh Bradley akan diwujudkan dalam tokohnya di film. Sutradara yakin bahwa Bradley adalah aktor yang tepat untuk tokoh satu ini, Ia bisa membuat pola bicara sendiri yang khas untuk menghidupkan karakternya.
Dalam sejarah Marvel, hampir tidak ada tokoh semenarik Rocket karena ia adalah sosok berbahaya yang bisa menipumu dengan penampilannya yang imut. Ditambah lagi, Rocket punya permasalahan dengan emosinya. Jadi makin menarik deh sosoknya satu ini.
Untuk menghidupkan perannya ini, dipilih lah Bradley Cooper sebagai pengisi suaranya. Setiap gesture yang dibuat oleh Bradley akan diwujudkan dalam tokohnya di film. Sutradara yakin bahwa Bradley adalah aktor yang tepat untuk tokoh satu ini, Ia bisa membuat pola bicara sendiri yang khas untuk menghidupkan karakternya.
Sumber: Kapanlagi.com